Hasil yang didapat. Sepertinya bahan yang saya dapat agak sedikit kering sehingga hasilnya kurang banyak (sekilo hanya mendapatkan sekitar 300 mL saja). Dengar-dengar dari pengalaman rekan-rekan yang membuat ramuan yang sama, hasil yang didapat harusnya lebih banyak.

Saya menyimpan larutan jahe merah dan bawang putih tunggal ini di botol kaca dan disimpan di kulkas selama semalam (sengaja saya tidak tutup botolnya). Tujuannya adalah untuk mengendapkan larutan jahe merahnya.

16

Keesokan harinya, semua larutan ini siap untuk dicampurkan. Satu botol cuka apel, dua gelas perasan jeruk lemon, dua gelas larutan jahe merah, dan dua gelas larutan bawang putih tunggal. Saya juga menggunakan saringan untuk mencegah hasil perasan yang kurang halus agar tidak ikut tercampur.

17

Tuanglah satu per satu larutan dari botol gelas dengan menggunakan saringan. Sebagai wadah utama, saya menggunakan panci dari keramik. Jangan pernah menggunakan panci dari aluminium karena akan bereaksi dengan bahan ramuan yang dipakai! Jika tidak memiliki panci keramik, silakan coba panci kaca atau panci stainless steel. Rasanya panci keramik atau panci kaca merupakan bahan terbaik.

18 copy

Sisa endapan di dasar gelas yang sebelumnya berisi larutan jahe merah. Endapan inilah yang harus dihindari karena rasanya akan sangat ‘semriwing’ jika dicampurkan ke dalam larutan

19

Didihkan dengan api kecil sambil diaduk perlahan. Saya menggunakan adukan dari bahan kayu karena sifatnya yang relatif netral dibandingkan dengan adukan dari bahan lain, misalnya adukan plastik. Gunakan api yang relatif kecil saja selama sekitar 30 menit sambil diaduk-aduk (dari pengalaman saya, proses ini tidak sampai benar-benar membuat larutan mendidih). Larutan mungkin akan berkurang sekitar 5-10% pada proses ini.

20

Setelah selesai, dinginkan larutan sekitar 3-4 jam. Campurkan madu dengan komposisi 1:1. Sebagai contoh dari yang saya lakukan, diperkirakan ada sekitar 300 mL sari bawang putih tunggal, 300 mL sari jahe merah, 300 mL sari jeruk lemon, dan 300 mL cuka apel, maka total ada sekitar 1200 mL campuran. Maka jumlah madu yang digunakan kurang lebih sekitar 1-1,2 Liter.

Aduk madu sampai merata dengan larutan. Setelah merata (ditandai dengan tidak adanya lagi larutan madu yang kental di dasar panci – bisa dirasakan dengan menggunakan adukan), maka proses pembuatan ramuan ini pun sudah selesai.

Madu disini berfungsi untuk mempermudah ramuan dicerna oleh lambung. Ada juga yang menyarankan agar madu tidak perlu dicampur di tahap ini. Melainkan madu dikombinasikan dengan ramuan secara langsung saat akan diminum. Misalkan saat akan minum ramuan ini satu sendok makan, maka dicampur juga satu sendok makan madu. Cara ini juga bisa dan seharusnya sama saja.

21

Silakan lanjut ke halaman berikut…